Monday, July 2, 2012

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB, MANUSIA DAN HARAPAN, dan MANUSIA DAN KEGELISAHAN

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB

Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menaggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau oerbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.

Makna dari tanggung jawab itu sendiri ialah siap menerima kewajiban atau tugas. Dalam artian disini bahwa ketika seseorang diberikan kewajiban atau tugas, seseorang tersebut akan menghadapi suatu pilihan yaitu menerima dan menghadapinya dengan dedikasi atau menunda dan mengabaikan tugas atau kewajiban tersebut.

MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB

Manusia itu berjuang adalah memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. Untuk itu ia menghadapi manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam. Dalam usahanya itu manusia juga menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan, yaitu kekuasaan Tuhan. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya, atas dasar ini, lalu dikenal beberapa macam tanggung jawab, yaitu:

1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memevahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurur sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi manusia juga pribadi. Karena merupakan seorang pribasi maka manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, berangan-angan sendiri. Sebagai perwujudan dari pendapat, perasaan dan angan-angan itu manusia berbuat dan bertindak. Dalam hal ini manusia tidak luput dari kesalahan, kekeliruan, baik yang sengaja maupun yang tidak.

2. Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, ister, ayah, ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan.

3. Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.

4. Tanggung jawab kepada Bangsa / Negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara

5. Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkanuntuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab lngsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukum Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukum-hukum tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan juga dengan peringatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap Tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawab, manusia perlu pengorbanan.

PENGABDIAN DAN PENGORBANAN

Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga, sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau suatu ikatan, dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian bermacam-macam bentuknya. Yang paling dasar adalah pengabdian kepada keluarga, kepada Tuhan, dan kepada negara.

Pengabdian kepada keluarga, bisa dilakukan dengan menjaga nama baik keluarga, dan tidak melanggar norma dan akidah yang berlaku. Menjaga nama baik bisa dilakukan dengan tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar aturan yang berlaku di masyarakat. Selain itu pengebdian juga dapat dilakukan dengan cara mensejahterakan keluarga, mematuhi perintah orang tua dan membantu mengerjakan pekerjaan orang tua di rumah.

Pengabdian kepada Tuhan adalah yang paling utama. Karena manusia adalah ciptaan Tuhan kta dapat melakukan pengabdian kepada-Nya dengan cara rajin beribadah, mengamalkan perbuatan-perbuatan baik, dan tidak melanggar laranganNya.

Pengabdian kepada negara, juga merupakan kewajiban bagi setiap warga negara. Misalnya seorang pegawai negeri yang bersedia ditempatkan di luar daerahnya untuk bekerja, membayar pajak pun termasuk pengabdian kita terhadap Negara.

Pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian, dengan penuh rasa ikhlas dan tidak mengandung pamrih. Perbedaan antara pengabdian dan pengorbanan itu sendiri tidak begitu jelas. Jika ada pengabdian, maka ada pengorbanan. Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan, sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu, misalnya tenaga, biaya, waktu, pikiran.

MANUSIA DAN HARAPAN
PENGERTIAN HARAPAN

Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.

Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.

Cita-cita merupakan Impian yang disertai dengan tindakan dan juga di berikan batas waktu. Jadi kalau kita bermimpi untuk menjadi netpreneur yang sukses, ya… harus di sertai tindakan jangan cuma berandai-andai saja. Serta jangan lupa di berikan target waktu sehingga kita punya timeline kapan hal tersebut kita inginkan terealiasasi.

Dari kecil kita pasti dinasehati oleh orangtua, guru ataupun buku untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. Semua itu memang benar karena dengan adanya cita-cita atau impian dalam hidup kita akan membuat kita semangat dan bekerja keras untuk menggapai kehidupan yang lebih baik di dunia.

Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak.

Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai. Contoh adalah seseorang yang punya cita-cita jadi dokter. Ketika dia tidak masuk jurusan ipa dia stress, lalu gagal snmptn / spmb kedokteran dia stress, dan seterusnya.

Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca atau melihat film motivasi hidup seperti laskar pelangi.
Bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang. Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu: keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik ataumeningkat.

APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN?

Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.

1. Dorongan kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pcmbawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan scbagainya. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru sedihlah mereka.
Kodrat juga terdapat pada binatang dan tumbuh-tumbuhan, karena binatang dan tumbuhan perlu makan, berkembang biak dan mati. Yang mirip dengan kodrat manusia ialah kodrat binatang, walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya. Perbedaan antara kedua mahluk itu, ialah bahwa manusia memiliki budi dan kehendak. Budi ialah akal, kemampuan untuk memilih. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan, sebab bila orang akan memilih, ia harus mengetahui lebih dahulu barang yang dipilihnya. Dcngan budinya manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang
salah, dan dengan kehendaknya manusia dapat memilih. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bcrsama dengan manusia lain. Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan.

2. Dorongan kebutuhan hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas: kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.

Kebutuhan jasmaniah misalnya: makan, minum, pakaian, rumah. (sandang, pangan, dan papan), ketenangan, hiburan, dan keberhasilan. Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan, kemampuan manusia sangat terbatas, baik kemampuan fisik/jasmaniah maupun kemampuan berpikirnya. Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu ialah:

a) kelangsungan hidup (survival)
b) keamanan ( safety )
c) hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
d) diakui lingkungan (status)
e) perwujudan cita-cita (self actualization)
PENGERTIAN DOA

Doa adalah memohon atau meminta suatu yang bersifat baik kepada Allah SWT seperti meminta keselamatan hidup, rizki yang halal dan keteguhan iman. Sebaiknya kita berdoa kepada Allah SWT setiap saat karena akan selalu didengar olehNya. Doa mempunyai tujuan, diantara lain:
1. Memohon hidup selalu dalam bimbingan Allah SWT.
2. Agar selamat dunia akhirat.
3. Untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT.
4. Meminta perlindungan Allah SWT dari Setan yang terkutuk.
5. Dan lain-lain.

KEPERCAYAAN

Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. maka jelaslah kepada kita, bahwa dasar kepercayaan itu adalah kebenaran. Ada jenis pengetahuan yang dimilik seseorang, bukan karena merupakan hasil penyelidikan sendiri, melainkan diterima dari orang lain. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karma orang lain itu dapat dipercaya. Yang diselidiki bukan lagi masalahnya, melainkan orang yang memberitahukan itu dapat dipercaya atau tidak. Pengetahuan yang diterima dari orang lain atas kewibawaannya itu disebut kepercayaan. Makin besar kewibawaan yang memberitahu mengenai pengetahuan itu makin besar kepercayaan.

Dalam agama terdapat kebenaran-kebenaran yang dianggap diwahyukan artinya diberitahukan oleh Tuhan – langsung atau tidak langsung kepada manusia. Kewibawaan pemberi kebenaran itu ada yang melebihi besamya . Kepercayaan dalam agama merupakan keyakinan yang paling besar. Hak berpikir bebas, hak atas keyakinan sendiri menimbulkan juga hak ber agama menurut keyakinan. Dalam hal beragama tiap-tiap orang wajib menerima dan menghormati kepercayaan orang yang beragama itu, Dasarnya ialah keyakinan masing-masing.


USAHA-USAHA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN

Usaha itu antara lain:
1. Meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah.
2. Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.
3. Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan, dan sebagainya.
4. Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan.
5. Menekan perasaan negatif seperti iri, dengki, fitnah, dan sebagainya.

MANUSIA DAN KEGELISAHAN
Kegelisahan itu muncul ketika seseorang merasa tidak nyaman, ketidak pastian oleh sesuatu keadaan. Menurut saya jika seseorang sedang mengalami kegelisahan akan terlihat dari mimik wajah yang cemas, takut, terkadang ada yang sampai menatap dengan tatapan yang kosong. Dan juga dapat mempengaruhi psikologisnya seperti emosional, tidak tenang batinnya, pendiam dll.
Kejadian ini saya alami sekitar bulan September 2011 saat pertama kali kuliah di Universitas Gunadarma dan harus tinggal dikostan. Kegelisahan yang di rasakan pada saat itu, dimana saya harus hidup mandiri dengan lingkungan yang baru dikota orang tanpa ada yang saya kenal satupun. Saya berpikir ini di Depok besebelahan dengan Jakarta kota metropolitan, yang terkenal dengan kehidupan yang cukup keras dan persaingan antar manusianya itu sangat ketat. Bagaimana cara saya bisa bertahan hidup dikota ini? Dengan siapa saya harus berteman? Apakah saya bisa dan tahan hidup jauh dari keluarga disini?
Pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang selalu muncul dalam pikiran saya. Seiring berjalannya waktu kegelisahan itu mulai berkurang dan saya mulai beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang yang ada disini. Dan saya selalu ingatkan pada diri saya sendiri, bahwa kedatangan saya ke kota ini untuk mencari ilmu. Jadi bagaimanapun caranya saya harus bisa melawan kegelisahan itu.

Saturday, June 16, 2012

Thursday, May 10, 2012

7 Perbedaan Manusia Dengan Makhluk Lain

nah ini nih yang gw demen, gwjamin kewren nih. 7 Perbedaan Manusia Dengan Makhluk Lain. kaya on the spot..


Tidak ada satupun manusia yang mau disamakan dengan binatang, baik kera maupun spesies yang lain. Di antara semua makhluk hidup, manusia mempunyai keunikan-keunikan yang membuatnya sangat istimewa.

Berikut ini adalah 7 di antara banyak keistimewaan yang dimiliki oleh manusia


1. Punya masa menopause

Berbeda dengan sebagian besar binatang yang akan terus bereproduksi hingga akhir hayatnya, manusia khususnya wanita hanya akan bereproduksi sampai tiba pada suatu masa yang disebut menopause.

Begitu memasuki masa menopause, wanita akan berhenti dari kodratnya untuk bereproduksi dan menjalankan fungsi baru sebagai nenek yang akan mengasuh cucunya. Selain manusia, hanya beberapa spesies ikan paus saja yang mengenal menopause.

2. Melewati masa kecil lebih lama

Dibandingkan primata maupun binatang yang lain, manusia menghabiskan waktu yang lebih lama untuk tinggal bersama dan mengasuh keturunannnya. Beberapa ahli menduga hal ini dipicu oleh ukuran otak manusia yang lebih besar, sehingga butuh waktu lebih lama untuk berkembang dengan sempurna.

3. Wajah memerah saat tersipu

Dari semua bentuk ekspresi, wajah yang memerah saat tersipu malu adalah yang paling unik dan hanya terjadi pada manusia. Tidak diketahui pasti bagaimana hal ini terjadi, namun hal ini dinilai telah banyak membantu manusia untuk bersikap jujur.

4. Bisa menciptakan api

Kemampuan manusia untuk membuat api adalah bekal penting dalam memenangkan seleksi alam. Ancaman predator nokturnal yang mengintai ketika hari mulai gelap menjadi mudah bagi manusia untuk ditanggulangi.

Bukan itu saja, kemampuan membuat api juga mengubah diet manusia purba dari kulit kayu yang keras menjadi makanan olahan yang lebih mudah dicerna. Diduga hal inilah yang membuat ukuran gigi dan organ-organ pencernaan lain pada manusia modern makin mengecil.


5. Mengenal pakaian

Tidak seperti kera yang tubuhnya tertutup bulu (rambut), secara alami manusia tidak punya pelindung terhadap perubahan suhu di permukaan kulitnya. Namun dengan kecerdasan yang dimiliki, manusia bisa membuat pakaian yang menggantikan fungsi bulu pada beberapa jenis binatang.

Kemampuan manusia untuk membuat pakaian bahkan telah memicu terjadinya evolusi pada spesies lain, salah satunya kutu. Jika sebelumnya kutu hidup menempel pada bulu, kini sebagian di antaranya lebih memilih hidup menempel di baju.


6. Berbicara

Sejak kurang lebih 35.000 tahun yang lalu, manusia memiliki tenggorokan yang posisinya lebih rendah dibandingkan pada simpanse. Ditunjang dengan tulang hyoid berbentuk tapal kuda yang terletak di bawah lidah, manusia mampu mengontrol suara yang dihasilkan sehingga bisa berbicara.

7. Jemari tangan yang fleksibel

Manusia adalah satu-satunya spesies yang bisa memutar jempol tangannya ke berbagai arah hinggga 360 derajat. Jari-jari yang lain juga lebih fleksibel dibandingkan primata, sehingga manusia menjadi spesies paling terampil dalam memanfaatkan peralatan.


oh jadi gitu yah. hmm..
sumber

My Brother Lionel


Sometimes my computer beats me at chess but it’s no match for me at kick boxing. The same goes for my long lost brother Lionel and his Nintendo 64 whenever he plays FIFA ’98.

My older brother and I were great friends growing up. Amid longwinded bouts of friendly horseplay and brotherly buffoonery, we got ourselves into all sorts of trouble and had the time of our lives doing it long before YouTube and Facebook were twinkles in the mischievous eye of technology. We’d climb trees, play catch, ride bikes, catch frogs, build forts, dig in Mom’s garden, throw baseballs, break windows, get into mischief, chase cars, shoot off fireworks, spit watermelon seeds, sing songs around the campfire, eat worms, wear cowboy boots, and ultimately orchestrate and/or participate in all forms of tomfoolery until the summer streetlights warmed up and silently clicked on.

Oh man, the memories are endless! We used sneak out at night and throw leaves into the neighbor’s swimming pool, we used to dress up like Bible characters and ride motorcycles around the neighborhood, shouting commandments and cheering at the top of our lungs as our holy robes billowed and trailed wildly behind us. We used to take our bikes off sweet jumps and get three feet of air; we used to pull the rubber grips off Dad’s golf clubs, climb onto the roof during lightning storms and see who could hold up the nine iron longest. Mom and Dad would just smile with their eyes, sigh melodramatically (in a loving way) and merely carp, “Boys will be boys!”

Lionel and I were best buds… until the accident.

You see, back when I was a young impressionable freshman in high school, I tried out for the football team and (to everyone’s horrified surprise) I was elected quarterback. Growing up in a small town is soOoOo cool! We got to put on old moldy shoulder pads and flop around on the field, we hurled footballs in the air and punched each other when the ref was in the bathroom. We did pushups and counted to ten in gruff quasi-masculine prepubescent voices and we maliciously whipped each other with towels and talked about really disgusting things like rotten mattresses and burning termites with magnifying glasses! Those were the days.


Lionel and I remained best friends (as well as brothers) and life seemed to flux and flow like a molten river of thick chunky honey.


One pre-game friday night, Owatonna was about to pwn Rochester and I was strutting up and down the field, turning perfect cartwheels, winking at crammed bleachers of cute girls and occasionally flashing lightning fast “thumbs ups” to congregations of begrudging, irritating, jealous bros. I was young, I was confident, I was wearing a real mesh jersey withYOUNG stamped on the back… life was good.

Rochester’s barefooted kicker stepped out of his shoes and prepared for the punt. The whistle blew like a stinging silver trumpet from Heaven and suddenly the bloated pigskin was aloft.

I remember actually yelling to my teammates over the roaring crowd, “You guys just take it easy, okay? I totally got this one!” as I puffed out my barrel chest like a proud rooster and strode down the field with my skinny fists raised like antennas to heaven. The air was electric. The bleachers were bursting at the seams, everyone was on their feet, all eyes glued on me. The ball sailed through the air like a Russian missile, aimed perfectly for my muscular arms spread wide like a father ready to embrace prodigal son. My teammates grunted encouragingly from the bench, a sea of attractive females squealed, swooned and theatrically fainted, the sweaty marching band looked on with genuine awe, and even the guy selling hotdogs in the parking lot stopped counting his apron full of wadded dollar bills to watch the amazing catch I was about to perfectly execute.

This was going to be a picture perfect moment, real front page material. I hoped the local newspaper guys and their sweet Canons were poised like cobras ready to strike. I turned one last time and flashed the home crowd a thumbs up and a grin of glistening pearly whites; this was going to be the most defining moment of my entire life!

I turned my eagle eyes back to the ball in the sky and suddenly felt a sickly twist of anguish wrench my stomach. It wasn’t there. The football. The stadium style lights beat down on the field like ultraviolet napalm, burning my retinas. My eyes couldn’t focus… I couldn’t locate the ball.

I tried to keep my cool as two thousand riveted people watched in stunned, suspenseful silence, every muscle tensed. I felt my confident youthful sprint falter, hesitate and slow to a heavy awkward trudge. My eyes burned like fire, dazed by the blinding field lights, my senses staggered by my inability to pinpoint the precious leather projectile hurtling toward me at lightning speed. My legs turned to dead weight shipyard iron, my outstretched arms like soggy wet noodles and my shoulder pads became the equivalent mass of a dead elephant on my back. This was not good.

Suddenly everything became HD. My mind emptied of all thoughts like an evacuated building as my spinning world reduced breakneck speed to a grinding slow motion rate of rotation. The scene played out before my eyes at approximately four frames per second. My large saucer eyes shifted to the motionless crowd and there he was.

My dear brother Lionel, clad in turquoise sweatpants (with elastic around the ankles) and a yellow plastic sombrero atop his head, was holding up one of those funny oversized foam hands with the pointer finger up and he was shouting something at the top of his lungs. His mouth moved up and down in slow motion but I squinted my eyes and slowly made out the words, “LOOK UP, IDIOT!”

A sickening moment of dread cascaded over me before the monumental explosion.

BOING!

Naturally I never saw exactly what occurred but the story would live to be retold a hundred times over throughout my high school years and on into my twenties. Apparently the airborne pigskin rocketed through the atmosphere like a hot shell from an angry mortar, sailed through the sky down the length of the field and bounced off the top of my helmet. Bullzeye! I spun around like a dizzy ignoramus and fell flat on my face. The stunned crowd wasn’t sure if they should laugh or cry. The wonderful thing about this whole story is that I don’t remember any of this actually happening because, of course, I was knocked unconscious and had to be wheeled away on a squeaky gurney… in front of EVERYONE.

I could write a hundred blogs about how embarrassing that day was, but the point here is that Lionel has always been a great brother to me. On that fateful night he tried his best to get my attention and warn me of the impending disaster, and although his warnings were left unnoticed until the last instant, we’re still talking about “the thought that counts,” am I right?

All this to say — I appreciate my dear brother Lionel SO MUCH because no matter what, he’s always there for me… and sometimes he’s there wearing turquoise sweats and a yellow plastic sombrero.

Pengertian Hakekat Manusia

hakekat manusa, eh manusia adalah..
baca sendiri aja yah

Hakekat manusia adalah sebagai berikut :
  1. Makhluk yang memiliki tenga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.
  2. Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan sosial.
  3. yang mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.
  4. Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai (tuntas) selama hidupnya.
  5. Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati
  6. Suatu keberadaan yang berpotensi yang perwujudanya merupakan ketakterdugaan dengan potensi yang tak terbatas
  7. Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat.
  8. Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial.

    nah tau kan?
     

Unsur unsur yang membangun manusia

berasal dari tanah dan akan kembali menjadi tanah. Sedangkan unsur immateri berasal dari ruh Tuhan dan akan kembali kepadaTuhan. Unsur materi manusia (jasmani) sama dengan kejadian makhluk lainnya seperti serangga, kumbang, kera, kuda, pohon dan lain sebagainya. Akan tetapi manusia dipisahkan dari makhluk yang lainnya dengan ruh yang tinggi. Ruh ini mengandung akal pikiran dan perasaan hingga dengan keduanya akan nampak sifat kemanusiaannya.

Debu tanah menghantarkan manusia cenderung untuk menikmati kelezatan materi seperti makan, minum, olahraga, dan lain sebagainya. Sedangkan unsur rohani menghantarkan kecenderungan manusia untuk dapat menikmati kelezatan rohani seperti keimanan, berbuat baik, menolong orang lain, dan sebagainya.

Tanah sebagai pembentuk unsur jasmani itu bersifat fana (hancur). Sedangkan ruh bersifat permanen. Kehidupanjasmani bersifat sementara atau dengan istilah lain hanya sekejap mata. Oleh karena itu, kehidupan manusia dapat dilukiskan hanya dengan kalimat: lahir, menangis, dan mati. Dengan istilah yang lain dikatakan bahwa kalau manusia lahir diazankan dan mati dishalatkan. Itulah lamanya kehidupan manusia, diukur antara waktu azan dan sholat, singkat sekali.
 
Menyadari asal kejadian manusia, seharusnya manusia menyadari bahwa ia adalah makhluk lemah yang tidak sepatutnya bersikap angkuh dan sombong. Waktu yang singkat merupakan isyarat bagi mansuia untuk mengisi tugas hidupnya dengan sebaik-baiknya, tanpa mengenal lelah dan capek. Karena iti jadilah orang yang “malamnya bercermin kitab suci, siangnya bertongkat besi“. Yang berarti dimalam hari menjadi hambayang khusyu’ dalam beribadah, dan disiang hari sebagai pekerja keras.
 
Konsekwensi dari potensi ruh yang dimiliki oleh manusia, maka manusia adalah “citra Tuhan“. Hal ini menyebabkan manusia memikul tugas hidup sebagai khalifah pengganti Tuhan di muka bumi. Tugas kekhalifahanyang diberikan oleh Allah SWT lebih disebabkan karena manusia memiliki akal yang bentuknya tidak nampak tapi bekasnya nyata. la berfungsi antara lain: untuk memahami, menggambarkan sebab-akibat, melakukan yang baik dan yang buruk serta membedakan antara keduanya. Akal merupakan sumber peradaban dan azas keutamaan.
 
Atas dasar ini, Allah menyatakan hukum dan peraturannya. Manusia dijadikan sebagai khalifah dengan dibekali akal, diharapkan manusia dapat melaksanakan tugas mengatur bumi ini dan mengeluarkan rahasia yang terpendam di dalamnya.
 
Akal dijadikan oleh Allah sebagai ciri utama kekhalifahan manusia. Karena itu, posisi akal sangat tinggi dan kuat. Hal ini sejalan dengan banyak ayat Al-Quran yang mengajak akal manusia sebagai mitra bicara ketika Allah menjelaskan proses penciptaan alam raya, di antaranya firman Allah SWT: “Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan, Dan langit, bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?” (QS. Al-Ghasyiyah [88]: 17-20)
http://mimbarjumat.com/archives/112

Sunday, April 22, 2012

aduh bingung sama tampilan dasbor yang sekarang

Tuesday, April 17, 2012

pray for my dad

I always tuck a prayer for him on every time I sleep #prayformydad

Saturday, March 31, 2012

Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar

dua masalah pokok yang bisa dipakai untuk bahan pertimbangan dalam menentukan ruang lingkup kajian IBD. Kedua masalah pokok ini ialah :


1. Berbagai aspek kehidupan manusia yang di dalamnya adalah persolan dalam menjalankan hidup dan fenomena budaya yang berkembang, dalam hal ini bisa dikaji dengan melakukan pendekatan budaya (the humanities).

2. Hakekat manusia baik secara individu maupun kelompok, memiliki anekaragam kebudayaan pada zamannya serta ragam budaya dimasing-masing daerah.

Dari dua pokok permasalahan ini, maka secara tidak langsung telah menempatkan manusia sebagai bahan kajian IBD. 

Manusia sebagai individu yang kreatif dalam hal ini dijadikan obyek dalam menganalisis setiap fenomena budaya. Dalam perkembangannya kajian ini melihat berbagai dimensi yang dilakukan manusia, seperti, hubungan manusia dengan alam, dengan sesama manusia, nilai-nilai yang terkandung dalam kehidupan manusia serta hubungan manusia dengan penciptanya.

Pokok-pokok bahasan ini bisa dilihat dari berbagai dimensi yakni :
1. Latar belakang Ilmu Budaya Dasar
2. Konsep Ilmu Budaya Dasar dalam kesusastraan, seni rupa, dan seni musik.
3. Ilmu Budaya Dasar Dalam Agama
4. Ilmu Budaya Dasar Dalam Filsafat
5.Manusia dan cinta kasih
6.Manusia dan Keindahan
7.Manusia dan Penderitaan
8.Manusia dan Keadilan
9.Manusia dan Pandangan hidup
10.Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
11.Manusia dan kegelisahan
12.Manusia dan harapan

Kedua belas pokok bahasan tersebut telah menempati tema sentral dalam berbagai disiplin ilmu yang membicarakan tentang kebudayaan. Dalam hal ini pokok-pokok bahasan itu bisa dijadikan sebagai bahan untuk menambah wawasan budaya. Salah satu contohnya adalah perwujudan dari cinta dalam hal ini bisa kita lihat dari berbagai macam puisi maupun cerita pendek (cerpen) yang bertemakan cinta.

Namun demikian, untuk melihat perwujudan dari keduabelas pokok bahasan tersebut dari kacamata karya baik seni, sastra, filsafat dan lain sebagainya tergantung dari apa yang akan kita kaji. Hal ini karena, dalam satu karya seringkali mengungkap lebih dari satu masalah.

Dalam cerpen misalya, kita dapat melihat berbagai bentuk kesedihan, kesenangan, cinta, kasih sayang dan lain sebagainya. Oleh karena itu, satu karya mungkin bisa digunakan untuk melihat beragam bentuk masalah, namun yang perlu ditekankan disini bahwa kita hanya memilih satu pokok masalah yang paling menonjol diantara permasalahan yang ada.

Disinilah pentingnya kita belajar IBD. Karena IBD sendiri bukan ilmu sastra, tari maupun filsafat. IBD hanya menggunakan karya-karya yang terdapat dalampengetahuan budaya untuk dijadikan bahan pendekatan berbagai persoalan budaya dan permasalahan yang dihadapi manusia.


Sumber

Saturday, March 24, 2012

Persamaan dan Perbedaan Ilmu Budaya Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial

nah lagi lagi mau curcol lagi nih. kali ini gw mau nge-curcolin persamaan dan perbedaan dari pembahasan yang kemaren yaitu persamaan dan perbedaan Ilmu Budaya Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial.

pertama gw mau ngasih tau persamaannya antara Ilmu Budaya Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial itu apa.

persamaan :
sama-sama ilmu yang mempelajari tentang masalah-masalah manusia baik dalam budaya maupun lingkungan sosialnya.

jadi maksudnya itu adalah sama sama bertujuan mempelajari masalah-masalah yang terjadi pada manusia dalam hal budaya maupun lingkungan sosial. ngerti gak? nih gw kasih contoh.. ya sama yang kaya waktu itu gw ceritain disini klik

nah sekarang perbedaan antara Ilmu Budaya Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial. langsung aja *wink*

perbedaan:
jika ilmu budaya dasar mempelajari tentang masalah manusia yang berkaitan dengan budaya dan dasar-dasarnya , sedangkan ilmu pengetahuan sosial mempelajari tentang masalah manusia dengan lingkungan sosialnya.

jelas kan? Ilmu Budaya Dasar berkaitan dengan budaya dasar, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial mempelajari masalah manusia dengan lingkungannya. pasti paham, kalo gak? yaudah nih baca aja dari sumbernya klik

hoam ngantuk :yawn

Friday, March 23, 2012

Ilmu Pengetahuan Sosial

eaa sekarang mau curcol lagi nih. kan sebelumnya gw curcol tentang Ilmu Budaya Dasar tuh, nah sekarang gw mau curcolin Ilmu Pengetahuan Sosial. *wink*


Ilmu pengetahuan sosial adalah sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. 


Cabang-cabang utama dari ilmu sosial adalah: 

  1. Antropologi, yang mempelajari manusia pada umumnya, dan khususnya antropologi budaya, yang mempelajari segi kebudayaan masyarakat 
  2. Ekonomi, yang mempelajari produksi dan pembagian kekayaan dalam masyarakat 
  3. Geografi, yang mempelajari lokasi dan variasi keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi 
  4. Hukum, yang mempelajari sistem aturan yang telah dilembagakan 
  5. Linguistik, yang mempelajari aspek kognitif dan sosial dari bahasa 
  6. Pendidikan, yang mempelajari masalah yang berkaitan dengan belajar, pembelajaran, serta pembentukan karakter dan moral
  7. Politik, yang mempelajari pemerintahan sekelompok manusia (termasuk negara)
  8. Psikologi, yang mempelajari tingkah laku dan proses mental 
  9. Sejarah, yang mempelajari masa lalu yang berhubungan dengan umat manusia 
  10. Sosiologi, yang mempelajari masyarakat dan hubungan antar manusia di dalamnya 
  11. Bla bla bla.. begitulah tutur Wikipedia
susah juga yah nyari tujuan Ilmu Pengetahuan Sosial di google. rata-rata semuanya sama. eh akhirnya ketemu juga :)
Berangkat dari tujuan yang dirumuskan dalam kurikulum Nasional bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial bertujuan untuk :
  1. Mengenal  konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan  masyarakat dan lingkungannya. Untuk mencapai kedalaman analisis terhadap persoalan ini, maka dalam kegiatan pembelajaran perlu disajikan media visual baik media AVA maupun media pembelajaran langsung agar siswa dapat memahami kehidupan masyarakat dalam lingkungan sendiri maupun dalam lingkungan masyarakat lain.
  2. Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu,  inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial. Pencapaian tujuan ini dapat diperoleh siswa jika dalam kegaitan pembelajarannya menggunakan pendekatan Pembelajaran Problem Solve, yang musti didukung oleh data-data  persoalan persoalan kemasyarakatan melalui media Visualisasi seperti gambar, film dan sejenisnya
  3. Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. Penumbbuhan kesadaran dan komitmen terhadap nilai sosial ini mustahil dapat tercapai jika siswa tidak mengalami langsung obyek pembelajaran yang berkaitan dengan nilai-nilai sosial kemasyarakatan, seperti dengan menampilkan kondisi sosial yang membutuhkan perhatian dan apresiasi yang positif dari siswa.
  4. Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, dan global. Kemampuan berkomunikasi siswa akan dapat di asah sedemikian rupa yang lahir dari pengenalan, pengetahuan dan informasi data yang diperoleh melalui media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial agar mereka dapat memiliki kemampuan bersosialisasi, bekerjasama dalam konteks lokal dan global.
  5. nih katanya dari sini nih sumbernya klik
       huft yah panjang banget. mudah-mudahan aja bermanfaat :)

Monday, March 19, 2012

#PrayForMuamba


Fabrice Muamba




Muamba saat di berikan pertolangan pertama 




Tangis yang mengiringi kejadian tragis yang menimpa Muamba dari pemain Spurs 





Doa yang dipanjatkan oleh Sanli Tuncay untuk Muamba 



18-03-2012 10:30

 | Fabrice Muamba



Bola.net - Kejadian tragis yang menimpa gelandang Bolton, Fabrice Muamba memang semua pihak terkejut. Dukungan pun kini terus mengalir dari pesepakbola lainnya.

Muamba kolaps ketika pertandingan quarter final FA Cup menghadapi Tottenham memasuki menit ke-41, pertolongan pertama pun langsung diberikan. Namun, karena kondisi Muamba terus memburuk akhirnya pemain berusia 23 tahun tersebut dilarikan ke rumah sakit, dan wasit Howard Webb langsung menghentikan pertandingan setelah berdiskusi dengan kedua tim.

Fans kedua tim pun memberikan dukungan mereka ketika Muamba digotong keluar lapangan pertandingan, diiringi oleh tangis beberapa pemain seperti Jermaine Defoe, Rafael van der Vaart, serta iringan doa dari rekannya asal Turki, Sanli Tuncay.



18-03-2012 19:57

 | Fabrice Muamba



VIVAbola - Kondisi gelandang Bolton Wanderers, Fabrice Muamba yang dilarikan ke rumah sakit karena tiba-tiba saja jatuh pingsan di tengah pertandingan babak perempat final Piala FA yang berlangsung di White Hart Lane, Sabtu 17 Maret 2012 atau Minggu dini hari WIB masih kritis.

Sebelumnya, ada info yang menyatakan jika kondisinya berangsur membaik.  Tapi kemudian pihak Pusat Serangan Jantung di London Chest Hospital mengkonfirmasikan jika kondisi Muamba masih sama seperti ketika pertama kali ia masuk ke rumah sakit tersebut. 

Pihak London Chest Hospital menyatakan jika Muamba positif mengalami gagal jantung.

“Fabrice masih dalam kondisi yang kritis dan sekarang berada dalam perawatan intensif,” tulis pernyataan Bolton Wanderers melalui situs resmi mereka.

“Fabrice sudah menerima pertolongan pertama ketika ia masih berada di tengah lapangan dan ketika ia sedang menuju rumah sakit. Seperti perawatan medis pada umumnya, ia akan tetap dibius dan berada di ruang ICU (Intensive Care Unit) setidaknya sampai 24 jam ke depan. Kondisinya akan terus dimonitor secara ketat oleh dokter spesialis jantung London Chest Hospital.”

Muamba jatuh di tengah lapangan pada menit 41. Wasit Howard Webb yang memimpin jalannya pertandingan langsung memanggil staf medis untuk melihat kondisi Muamba. Suasana mencekam sempat dirasakan para penonton di White Hart Lane. Mereka tak henti-hentinya menyanyikan lagu untuk mendukung pemain 23 tahun tersebut. 

Simpati untuk Muamba terus berdatangan dari rekan-rekan seprofesinya. Wayne Rooney, Cesc Fabregas, Rafael Van der Vaart, Robin van Persie turut mendoakan Muamba. Bahkan, Andrea Pirlo yang menyumbangkan satu gol ketika Juventus melumatkan Fiorentina 5-0 pada laga lanjutan Seri A, Sabtu 17 Maret 2012 juga mendedikasikan golnya itu untuk Muamba. 

"Kami mendedikasikan kemenangan dan gol ini buat Muamba. Selaku kolega kami pasti mendoakan yang terbaik buatnya," ungkap mantan playmaker AC Milan tersebut.




Sunday, March 18, 2012

Ilmu Budaya Dasar

Kali ini gw mau curcol tentang ilmu budaya dasar, yang temanya  gw dapet dari dosen IBD :p *ngambil pulpen*


Ilmu budaya dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar dasar kebudayaan.


Antropologi adalah salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. Antropologi lahir atau muncul berawal dari ketertarikan orang-orang Eropa yang melihat ciri-ciri fisik, adat istiadat, budaya yang berbeda dari apa yang dikenal di Eropa.


Antropologi lebih memusatkan pada penduduk yang merupakan masyarakat tunggal, tunggal dalam arti kesatuan masyarakat yang tinggal daerah yang sama, antropologi mirip seperti sosiologi tetapi pada sosiologi lebih menitik beratkan pada masyarakat dan kehidupan sosialnya.


Itu semua gw dapet dari sini *nunjuk*


Nah sedangkan tujuan dari Ilmu Budaya Dasar itu sendiri yaitu :

  1. Mengenal lebih dalam dirinya sendiri maupun orang lain, yang sebelumnya kenal hanya dari luarnya saja. 
  2. Sebagai bekal penting untuk bergaul dalam bermasyarakat. 
  3. Tanggap terhadap hasil budaya manusia secara lebih mendalam sehingga lebih peka terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang diciptakannya. 
  4. Sebagai calon pemimpin bangsa serta ahli dalam disiplin ilmu tidak jatuh kedalam sifat-sifat kedaerahan dan kekotaan sebagai disiplin ilmu yang kaku.
  5. Sebagai jembatan para saran yang berbeda keahliannya, lebih mampu berdialog dan lancar dalam berkomunikasi dalam memperlancar pelaksanaan pembangunan diberbagai bidang, mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun, serta mampu memenuhi tuntutan perguruan tinggi.
  6. Bla bla bla..

itu gw dapet dari sini *nunjik lagi*


Sebagai contoh kasus..


EsBeYe menjadi presiden RI. hal pertama yang perlu beliau lakukan jikalau ingin dapat mau menjadi presiden ialah mengenal kebudayaan Indonesia. bener kan? gak mau tau dia harus hafal tuh yang namanya kebudayaan dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pualau..
gak mungkin dia mengenal budaya dari daerah asalnya aja, egois itu namanya! *gebrak meja*


Jangan sampe kebudayaan asli pribumi negara kita ini di ambil sama negara tetangga kaya malay itu. contohnya, rendang. rendang kan asli dari negara kito, tepatnyo dari daerah serang.. eh maksudnyo padang.


Nah kalo misalkan bapak presiden kito sudah tau samo kebudayaan dari negaro kito, kan enak jadinyo bersosialisasi dengan masyrakat *kenapa jadi gini ngomongnya*